Badan Standardisasi Nasional Badan Standardisasi Nasional
 
Bookmark and Share
Laboratorium EMC SMTP-LIPI siap menjadi CBTL :


09/03/2010

Pusat Penelitian Sistem Mutu dan Teknologi Pengujian, LIPI – SMTP, telah membangun dan mengembangkan laboratorium Electromagnetic Compatibility (EMC) yang berada di Komplek PUSPIPTEK Serpong, Banten. EMC adalah kemampuan suatu peralatan atau sistem untuk beroperasi secara normal di lingkungan elektromagnetik tanpa terpengaruh maupun menghasilkan interferensi terhadap lingkungannya. EMC dibagi menjadi dua bagian, yaitu EMI (Electromagnetic Interference) berhubungan dengan energi elektromagnetik yang dibangkitkan dan menghindari gangguan ke lingkungan sekitar, dan EMS (Electromagnetic Susceptibility) yang berhubungan dengan kemampuan perlatan beroprasi normal apabila terkena gangguan-gangguan elektromagnetik dari lingkungan.


Kepala Badan Standardisasi Nasional, DR. Bambang Setiadi, didampingi oleh Kabid. Prasarana Penerapan Standar dan Sistem Jaminan Mutu, Dra. Rosalia Sutiasih, MM serta Dhandy Arisaktiwardhana, Staf Teknis IECEE CB Scheme, berkesempatan meninjau kesiapan Laboratorium EMC untuk menjadi Certification Body Testing Laboratory (CBTL). Kedatangan Kepala BSN disambut hangat oleh Kepala Pusat SMTP, Ir. Puji Astuti, MA dengan didampingi jajarannya. Dalam kesempatan ini, Ir. Puji Astuti, MA menyampaikan bahwa di usianya yang ke 5, Puslit SMTP telah melaksanakan penelitian, pengembangan dan pengujian terhadap produk-produk rumah tangga yang berbasis kelistrikan dengan mengacu kepada standar-standar ISO, IEC, SNI maupun CISPR.

Khusus untuk pengujian EMI dan EMS, Laboratorium EMC Puslit SMTP-LIPI telah mengembangkan berbagai sarana pengujian EMC antara lain Anechoic Chamber, GTEM, Shielded Room Conducted Emission Test, Shielded Room Immunity Test, Burst, Surge, Voltage Dips/Interruptions, ESD dan Power-frequency Magnetic, sehingga Laboratorium EMC ini siap untuk menjadi CBTL IECEE dalam waktu dekat dan saat ini sedang menunggu asesmen dari Komite Akreditasi Nasional, sambung Ir. Puji Astuti, MA dengan optimis.

Peralatan canggih

DR. Bambang berkesempatan untuk melihat secara langsung sarana dan prasarana yang dimiliki Puslit SMTP. Adapun sarana yang dimiliki adalah:

3m Anechoic Chamber (Radiated Emission Test):
Berupa ruangan Hybrid Anechoic Chamber yang memiliki shielding effectiveness hingga 18 GHz. Ruangan ini dilengkapi pintu geser semi otomatis, ruang kontrol, kamera CCTV berwana, distribution power cabinet, RF-Noise illumination, turntable berdiameter 2 m dan antenna mast yang dikontrol secara elektronis untuk pengamatan pada ketinggian 0,9 - 4 m.

Shielded Room Conducted Emission Test :
Sebuah ruangan berukuran 9m x 4m x 2.5m shielding performance 110dB (30kHz – 1 GHz) yang digunakan untuk pengujian gangguan elektromagnetik secara konduksi seperti emisi konduksi pada terminal antena, Radiated Power Emission, pengukuran RF power dengan clamp system, gangguan konduksi diskontinu, “Click” analyser.

Shielded Room Immunity Test :
Sebuah ruangan yang digunakan untuk melakukan pengujian immunitas peralatan Audio/Video terhadap gangguan-gangguan elektromagnetik. Ruangan ini memiliki shielding performance 85dB (30MHz – 1GHz) yang terdiri atas 2 bagian, yaitu : ruang pengujian Conducted Immunity dan Radiated Immunity (Jacky Room).

Diagnosa Sistem Radiasi dengan GTEM :
GTEM atau Gigahertz Tranverse Electromagnetic adalah sebuah sistem yang digunakan sebagai alternatif pengujian EMC. Keistimewaan GTEM adalah mampu mensimulasikan lingkungan medan elektromagnet tanpa menyebabkan penggandaan pancaran medan yang dihasilkan oleh bidang pentanahan.

Dengan melihat langsung sarana dan prasarana yang dimiliki oleh Puslit SMTP, DR. Bambang optimis bahwa Laboratorium EMC dapat menjadi CBTL CB Scheme sesuai dengan yang dipersyaratkan oleh IEC. Dengan gamblang, DR. Bambang menyatakan kepuasan atas persiapan yang dilakukan dan memberikan apresiasi yang tinggi kepada jajaran Puslit SMTP–LIPI. (@d9)

 
   
Untitled Document /** * * */