Komisi VII DPR RI menyelenggarakan Rapat Kerja dengan Kementerian Negara Riset dan Teknologi di Senayan, Jakarta, Rabu (28/07/2010). Dalam kesempatan tersebut, Menteri Negara Riset dan Teknologi, Suharna Surapranata didampingi oleh para Kepala Lembaga Pemerintah Non Kementerian (LPNK) di lingkungan Ristek, termasuk salah satunya Kepala Badan Standardisasi Nasional (BSN), Dr. Bambang Setiadi.
Rapat dipimpin oleh Wakil Ketua Komisi VII DPR RI, Zainudin Amali dari Fraksi Partai Golkar. Dalam kesempatan tersebut, turut hadir Sekretaris Utama BSN, Yoes Usman Suhendar serta Deputi Penelitian dan Kerjasama Standardisasi BSN, T.A.R Hanafiah.
Menjawab pertanyaan DPR, Menristek RI, Suharna Surapranata memaparkan laporan keuangan Negara tahun 2009 dimana enam LPNK di lingkungan Ristek telah meningkatkan kinerjanya dengan perolehan predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI, salah satunya BSN.
Perolehan predikat WTP merupakan predikat tertinggi yang diberikan oleh BPK kepada instansi pemerintah atas laporan keuangan pemerintah. Namun anggota dewan berharap laporan keuangan 2009 tidak hanya berdasar atas predikat WTP atau WDP saja, namun berdasarkan rincian program dan kegiatan serta hasil yang sudah dicapai oleh Kementerian Ristek dan LPNK Ristek.
Komisi VII DPR RI meminta agar penyerapan anggaran tahun depan dilakukan secara maksimal dengan memperhatikan masukan Komisi VII DPR RI serta tetap mengacu pada indikator keberhasilan lembaga dalam mengelola keuangan Negara yang efisien, efektif dan akuntabel.(nda)
|