Badan Standardisasi Nasional Badan Standardisasi Nasional
 
Bookmark and Share
PT Panasonic Manufacturing Indonesia meresmikan Contoh Rumah Masa Depan :


11/06/2012

PT Panasonic Manufacturing Indonesia meresmikan percontohan rumah masa depan yang sumber energinya menggunakan tenaga matahari yang disimpan dalam baterai berkapasitas 5000 watt pada Jumat (08/06). Peresmian dibuka dengan sambutan dari Mr. Ichiro Suganuma, President Director PT Panasonic Manufacturing Indonesia yang menjelaskan pentingnya pemanfaatan energi surya dalam menghasilkan listrik yang bersih untuk masyarakat dalam upaya mengurangi emisi CO2.



Program Green Innovation Company yang dicanangkan perusahaan bahkan memberikan visi zero emision dalam arti menciptakan peralatan yang menghasilkan energi listrik bersih.

Badan Standardisasi Nasional (BSN) yang dalam hal ini mewakili Kepala BSN yakni Deputi Bidang Penelitian dan Kerjasama Standardisasi, T.A.R Hanafiah dalam sambutannya menekankan bahwa teknologi sel surya sangat dibutuhkan untuk penyediaan listrik yang bersih bagi masyarakat khususnya di daerah pulau-pulau terpencil. Diharapkan, apa yang sdh dirintis oleh Panasonic ini terkait dengan pemanfaatan energi surya untuk listrik perumahan dapat berkontribusi pada program penyediaan listrik untuk masyarakat Indonesia sekaligus berperan besar dalam mengurani emisi gas rumah kaca CO2.

Rumah masa depan Panasonic ini memadukan konsep produksi, simpan dan hemat energi dimana produksi listrik dihasilkan oleh panel surya yang ditempatkan di atap rumah dengan kemiringan tertentu. Hasil konversi energi surya menjadi energi listrik disimpan dalam baterai yang dapat mensuplai kebutuhan listrik satu rumah hingga 5000 watt.



Dalam kunjungan kedalam rumah contoh, terlihat peralatan rumah tangga modern seperti air condition, refrigerator, mesin cuci, pompa air, audiovisual set, ceilling fan, water heater yang sumber energinya semua dari tenaga baterai penyimpan, sesuai dengan keperluan dan pada waktu penggunaannya.

Dalam rumah masa depan ini, diperkenalkan juga konsep Indoor Air Quality yaitu perbaikan kualitas dan kondisi udara ruangan dengan purifikasi dan sirkulasi udara sehingga dapat menaikkan suhu 2 derajat C dengan kenyamanan yang sama.

Program energi baru dan terbarukan di Indonesia, menurut Kementerian Perindustrian masih belum berkembang. Pada tahun 2010, kapasitas terpasang hanya 13.5 Megawatt dan kontribusinya secara keseluruhan terhadap penyediaan sumber energi listrik masih sangat rendah. Sementara, potensinya tidak terbatas terutama di wilayah Indonesia Timur. Potensi tertinggi adalah di wilayah Papua dan NTT (4.8kwh per m2) dan yang terendah adalah di wilayah Bogor. Diharapkan Panasonic menjadi perusahaan yang keenam setelah sebelumnya 5 perusahaan terdaftar untuk power plan listrik tenaga surya. (tar)